29 Mei 2026
Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menorehkan prestasi
gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Pemko Padang sukses
mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) atas Laporan
Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Raihan membanggakan ini menjadi opini WTP yang ke-13 kalinya
bagi Pemko Padang, sekaligus menandai keberhasilan mempertahankan predikat
tertinggi tersebut selama 12 tahun berturut-turut sejak tahun anggaran 2014.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tersebut
diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko Putra,
kepada Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersamaan dengan tujuh kepala
daerah lainnya di Aula Kantor BPK Perwakilan Sumbar, Jumat (29/5/2026).
Turut hadir menyaksikan momen penting ini Ketua DPRD Kota
Padang Muharlion, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Inspektur Kota
Padang Sonny Budaya Putra, Plt Kepala BPKAD Kota Padang Elvira, serta
Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan apresiasi
dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran organisasi perangkat
daerah (OPD) Pemko Padang serta tim pemeriksa BPK Sumbar atas sinergi yang
terbangun dengan baik selama proses audit berlangsung.
Menurut Maigus, opini WTP ini bukan sekadar capaian
administratif di atas kertas, melainkan indikator nyata dari komitmen Pemko
Padang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan
akuntabel. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan strategis yang diusung bersama
Wali Kota Padang, Fadly Amran.
“Ini adalah hasil dari kerja keras bersama. Kami ingin
memastikan capaian ini menjadi titik tolak untuk memperkuat integritas,
efisiensi, dan transparansi anggaran demi kemajuan daerah serta kesejahteraan
masyarakat,” ujar Maigus Nasir usai menerima laporan.
Ia menambahkan, pengelolaan keuangan yang andal ini
merupakan implementasi nyata dari Program Unggulan (Progul) “Padang Amanah”
yang menjadi fokus utama dalam masa kepemimpinannya bersama Wali Kota Fadly
Amran.
“Pemko Padang berkomitmen mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen ini merupakan implementasi dari Progul Padang Amanah. Kami siap
menindaklanjuti setiap catatan yang ada dan memastikan seluruh proses
pengelolaan keuangan berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Meskipun kembali meraih opini WTP, Pemko Padang tidak ingin
berpuas diri. Maigus menegaskan bahwa seluruh catatan dan rekomendasi yang
diberikan oleh BPK akan segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi internal
untuk pembenahan yang berkelanjutan. Fokus utamanya adalah meningkatkan
kualitas layanan publik, optimalisasi pendapatan daerah, serta membangun
birokrasi yang bersih dan responsif.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko
Putra, dalam sambutannya menegaskan bahwa opini WTP yang diberikan menunjukkan
bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar dan
sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Namun, ia juga mengingatkan
bahwa esensi dari pemeriksaan ini adalah dampak nyata bagi tata kelola di
lapangan.
“Opini WTP adalah langkah awal, bukan akhir dalam mewujudkan
tata kelola yang kredibel. Kami mengucapkan selamat kepada pemerintah daerah
yang berhasil meraih opini WTP di tahun anggaran 2025, semoga dapat terus
dipertahankan," pungkas Sudarminto.
(Sumber : https://padang.go.id/berita/komitmen-padang-amanah-pemko-padang-raih-opini-wtp-12-kali-berturut-turut-dari-bpk-ri)
Hari Ini: 703
Bulan Ini: 1884
Bulan Lalu: 1161
Total: 12929